Pustaka Digital SMAN 110

Video - Projasera (Produk Jati Sepoeltura) Tinta Olahan Limbah Daun Jati



Siswa SMA Negeri 110 Jakarta membuat tinta olahan dari bahan limbah daun jati yang memang ada di lingkungan sekolah. Tinta ini tentunya lebih ramah lingkungan dan aman digunakan. Selain itu, ia juga dapat mengurangi debit sampah dengan mengolah limbah daun jati menjadi barang lain yang bermanfaat. Siswa yang terlibat dalam projek ini adalah Abyan Faatin Mayutra, Bening Ayuati Faatihah Soedarman, dan Riva Muwazirman. Karya ini mereka buat dalam rangka mengikuti event Jakarta Innovation Award 2024.

Pengirim:
Abyan Faatin Mayutra, Bening Ayuati Faatihah Soedarman, dan Riva Muwazirman

Tanggal pengiriman:
14 Juni 2024

Pembimbing:
Andi Fitri, S.Si (guru mapel Bahasa Jepang)

Tautan berkas:
Projasera (Produk Jati Sepoeltura) Tinta Olahan Limbah Daun Jati

Lisensi berkas:
Attribution-NonCommercial-NoDerivs 4.0 International

Video - Supa-GT (Sanitation Unit Precision Apparatus Grease Trap)



SUPA-GT (Sanitation Unit Precision Apparatus Grease Trap) adalah alat pemisah minyak dan kotoran dari air. Prinsipnya, alat ini memanfaatkan berat jenis minyak, kotoran, dan air untuk menyaring masing-masing zat menggunakan tiga bilah ruang. Pada proses akhirnya, alat ini dapat menghasilkan air yang jernih, yang terpisah dari minyak dan kotoran. Supa-GT dibuat oleh Andi Boby Husen, Rafly Akbar Casirin, dan Helmi Yafie dalam rangka mengikutievent Jakarta Inovation Award tahun 2024.

Pengirim:
Andi Boby Husen, Rafly Akbar Casirin, dan Helmi Yafie

Tanggal pengiriman:
14 Juni 2024

Pembimbing:
Duryati, M.Si. (guru mapel Fisika)

Tautan berkas:
Supa-GT (Sanitation Unit Precision Apparatus Grease Trap)

Lisensi berkas:
Attribution-NonCommercial-NoDerivs 4.0 International

Video: Sport Education Model Pertandingan Pencak Silat



Sport Education Model memberikan pengalaman menarik kepada siswa dimana pada pembelajaran ini siswa diberikan pilihan peran apa yang mereka senangi dengan memaksimalkan aset yang ada di SMAN 110 Jakarta. Pembelajaran dilakukan pada mata pelajaran PJOK materi pencak silat kelas 11 (Fase F) dengan waktu 3JP 2 kali Pertemuan, dimana pada pertemuan pertama siswa mengkonsep peran apa yang akan mereka pilih, kemudian mempersiapkan dalam waktu seminggu apa yang mereka tampilkan. Pertemuan selanjutnya siswa mempraktikan Pertandingan yang sudah mereka buat.

Pengirim:
Hadi Yausal, S.Pd., guru mapel Penjasorkes

Tanggal pengiriman:
25 Mei 2024

Tautan berkas:
Sport Education Model Silat

Lisensi berkas:
Attribution-NonCommercial-NoDerivs 4.0 International

Video : Pembacaan Puisi Para Pelaut yang Tabah (FLS2N 2024)

Video pembacaan puisi "Para Pelaut yang Tabah" karya Sapardi Djoko Damono oleh Sarah Uli Anggita Pangaribuan, siswa kelas X-D tahun pelajaran 2023-2024. Acara berlangsung di area saung kolam SMA Negeri 110 Jakarta.

Penampilan ini dilakukan dalam rangka mengikuti lomba Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Jakarta Utara 2 tahun 2024. Alhamdulillah, puji Tuhan, pada kesempatan ini, Sarah berhasil mendapat prestasi Juara Harapan 1.


Pengirim
Sarah Uli Anggita Pangaribuan, siswa kelas X-D tahun pelajaran 2023-2024

Tanggal Pengiriman
07 Mei 2024

Tautan berkas:
Pembacaan Puisi Para Pelaut yang Tabah

Lisensi berkas:
Attribution-NonCommercial-NoDerivs 4.0 International

Fotografi : Harapan (FLS2N 2024)

Dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2024 Tingkat Kotamadya Jakarta Utara wilayah 2, Yudistira Wahyu Akbar berhasil mendapat predikat Juara 1. Konsep fotografi kali ini adalah photostory dan Yudistira memberi judul karyanya "Harapan". Atas prestasinya, Yudhistira berhak mewakili Jakarta Utara menuju tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Perkenalkan saya Yudistira Wahyu Akbar, perwakilan FLS2N dari SMAN 110.

“Harapan”

Di tengah SMAN 110, riuhnya panggung seni, terdapat cerita tanpa suara yang terjalin dari wajah . Mereka berdiri, menunggu, dalam diam yang berbicara, menatap ke depan dengan mata yang penuh harapan. Sembilan foto yang saya abadikan menjadi saksi bisu atas detik-detik penantian yang terhampar luas, seolah tiap detak jantung mereka berirama dengan detik waktu yang terus berjalan.

Dalam setiap bingkai , tergambar jelas kecemasan yang dibalut rapi oleh kelapangan. Ada yang menunduk, merenung dalam kesunyian, yang lain berbagi tawa, menciptakan kehangatan di tengah dinginnya ketidakpastian. Mereka datang dengan mimpi, untuk dapat memancarkan bakat yang selama ini terpendam, untuk mendapat pengakuan yang akan membawa mereka ke panggung yang lebih luas lagi.Ada pula seorang yang harus memutuskan Sesuatu dengan adil supaya mereka mendapat hasil pasti Dari yang mereka perjuangan.

Di balik semua itu, terbenak pertanyaan yang sama: “Apakah aku akan bahagia nanti?” sangat menggantung, layaknya benang tak kasat mata yang mengikat setiap subjek dalam foto-foto tersebut. Kita mungkin tidak tahu jawabannya, namun satu hal yang pasti, harapan tetap ada, terus bersemi di setiap dada, menjadi bahan untuk tetap tegap dan menunggu, hingga mereka tiba.

Saya tulis dengan judul ‘Harapan’, adalah upaya untuk mengabadikan esensi momen-momen yang sering terlewatkan. Ini adalah penghormatan bagi mereka yang berani bermimpi dan berjuang.

Gear:
Sony A6400
Sony telephoto lens Fe 70-200mm G F/4 oss
Pengirim:
Yudistira Wahyu Akbar, XI-C 2023-2024

Tanggal pengiriman:
7 Mei 2024

Tautan berkas selengkapnya:
Harapan (FLS2N 2024)

NB:
Untuk keperluan komersil, harap hubungi pembuat @yudistira.akbr.

Komik Digital : Merdeka Berprestasi Belajar Menginspirasi (FLS2N 2024)

Berikut ini adalah komik digital yang dikirim oleh Muhammad Fathurrizqi Jailani, siswa kelas X-D tahun pelajaran 2023-2024. Komik ini dikirim dalam rangka acara Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Jakarta Utara wilayah 2. Pada kesempatan kali ini, komik yang Fathur buat berhasil meraih predikat Juara Harapan 1.
Tautan baca daring:
Komik Digital : Merdeka Berprestasi Belajar Menginspirasi

Pengirim
Muhammad Fathurrizqi Jailani (XI-D tahun pelajaran 2023-2024)

Tanggal Pengiriman
07 Mei 2024

Lisensi berkas:
Attribution-NonCommercial-NoDerivs 4.0 International

Artikel : Jati Diri Sekolahku Terinspirasi dari Pohon Jati (FLS2N 2024)

Artikel ini dikirim dalam rangka mengikuti
lomba Jurnalistik FLS2N tahun 2024 wilayah JU2.
Pada kesempatan kali ini, Dewi Rahma
berhasil meraih predikat
Juara Harapan 1.

"Pengetahuan akan memberimu kekuatan, tetapi karakter menghasilkan rasa hormat."
- Bruce Lee

Pembentukan karakter memerlukan proses yang tidak sebentar. Oleh karena itu, hal ini perlu diperhatikan dan difokuskan, terlebih dalam dunia pendidikan. Karena pendidikan merupakan seseorang tumbuh, berkembang, dan belajar.

Perkenalkan namaku Dewi Rahma, aku merupakan seorang siswi yang duduk di bangku kelas 2 SMA, yang bersekolah SMA Negeri 110 Jakarta. Sekolah ini adalah tempat aku mengasah kemampuan, dan memperkaya pengetahuanku. Di sana, aku mendapat pendidikan yang proporsional dan mumpuni, karena SMA 110 merupakan salah satu sekolah yang unggul dari segi akademik maupun non-akademik. Aku mengikuti banyak kegiatan, seperti berorganisasi di OSIS, dan juga mengikuti ekstrakurikuler paduan suara. Dengan mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut, akhirnya akupun mempunyai banyak pengetahuan kebuadayaan dan sosial.

Selain itu, aku juga mendapat banyak pengalaman berharga dan berarti dalam hidupku selama berkegiatan disekolah ataupun luar sekolah. Mulai dari mengikuti lomba paduan suara, menjalankan acara-acara yang ada didalam ataupun diluar sekolah, dan belajar bertanggung jawab didalam organisai. Akhirnya, akupun harus belajar lebih dalam hal manajemen waktu, agar semua terkendali dan berjalan lancar. Aku sangat bahagia dengan apa yang kujalani dan kudapat. Selain itu, Guru-guru di sekolah pun membina dan mengajar dengan sangat baik, sehingga aku dan para muridnya yang lain memiliki akhlak dan karakter yang baik.

Sekolahku cukup terkenal di wilayah Jakarta, tepatnya Jakarta Utara. Sekolahku merupakan salah satu sekolah Adiwiyata, yang sangat peduli terhadap lingkungan hidup dan menjaga kelestariannya. Di lingkungan sekolahku terdapat hutan sekolah. Oleh karena itulah, lingkungannya menjadi sangat asri. Di hutan sekolah ini, sangat banyak jenis tanaman bunga dan pohon. Contohnya seperti anggrek, kembang sepatu, kamboja, pohon maja, pohon mangga apel, pohon jati, dan banyak lainnya.

Salah satu bagian di hutan sekolah yang menjadi banyak perhatian adalah bagian hutan jati. Pohon jati di sekolahku sudah berumur puluhan tahun dan memiliki banyak manfaat. Hampir semua bagian pohon jati dapat dijadikan atau diolah menjadi barang yang berguna dan berkualitas. Suatu ketika, guru penggerak di sekolahku mengadakan projek pemanfaatan pohon jati, yang melibatkan murid-murid di sekolahku. Dalam projek tersebut, aku dan teman-temanku dibagi menjadi beberapa kelompok. Kelompokku memiliki ide untuk membuat sabun dari ekstrak daun jati.


Sabun jati dibuat dari ekstrak daun jati yang berbahan dasar daun jati muda, yang masih berwarna hijau. Hal ini perlu diperhatikan, karena daun jati muda masih mengandung senyawa yang berguna sebagai antibakteri. Dikutip dari Indonesian Journal of Chemical Science, daun jati mengandung senyawa metabolit sekunder. Senyawa ini dimanfaatkan sebagai agen antibakteri. Analisis Senyawa metabolit sekunder dilakukan dengan uji fitokimia yang diperkuat dengan menggunakan uji spektrofotometer UV-Vis dan FTIR. Hasil analisis tersebut menunjukkan ekstrak daun jati mengandung senyawa flavonoid aktivitas antibakteri sabun ekstrak daun jati, zona hambat dengan konsentrasi 0,01% sebesar 15 mm; 0,02% sebesar 17 mm; 0,03% sebesar 19 mm ulasan ulasan untuk review bakteri Escherichia coli dan 0, 01% sebesar 15 mm; 0,02% untuk17 mm; 0,03% sebesar 19 mm ulasan untuk review bakteri Staphylococcus aureus.

Semakin besar konsentrasi ekstrak daun jati, maka semakin besar pula daya hambat pertumbuhan bakteri. Oleh karena itu, sabun ini cocok digunakan sebagai sabun cuci tangan karena dapat membunuh bakteri. Selain bisa dijadikan sabun, daun jati tersebut dimanfaatkan oleh kelompok lain menjadi tinta yang juga dihasilkan dari ekstrak daun jati. Scrap Book juga menjadi salah satu hasil dari pemanfaatan daun jati. Karena keberhasilan projek ini, guru penggerak sekolahku mengundang sekolah lain untuk memperlihatkan proses pembuatannya dan menyuarakan pemanfaatan dari pohon jati.

Hutan jati di SMA 110 juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekolah, terutama dalam menjalankan kegiatan yang ada. Contohnya, dapat dijadikan sebagai sarana pembelajaran diluar kelas, selain itu, karena tempatnya yang teduh juga digunakan sebagai tempat untuk kegiatan yang diselenggarakan sekolah, seperti seminar, dan acara lainnya. Halaman hutan jati yang luas, dimanfaatkan sebagai lahan parkir. Dengan adanya hutan jati, SMA 110 memiliki identitas sebagai salah satu sekolah di Jakarta yang memiliki hutan sekolah.

Pohon Jati juga memiliki banyak makna simbolis dan filosofis. Nama “Jati” berarti sejati atau kesejatian. Pohon Jati yang bersifat kuat, dan tahan dari hama, jamur, serta perubahan suhu dan cuaca, melambangkan keteguhan dalam hidup dan tak mudah terpengaruh oleh hal-hal tidak baik yang menerpa kehidupan. Hal ini mengajarkan agar warga sekolah menjadi pribadi yang tangguh dan berpendirian teguh dalam menghadapi konflik atau perbedaan yang akan datang. Pohon Jati yang bercorak penuh dengan goresan seni, melambangkan keberagaman karakter atau sifat, serta kemampuan dan kelebihan yang ada dalam diri masing-masing siswa-siswi di sekolahku. Karena murid-murid di sekolahku memiliki kemampuan, bakat, dan minat yang beragam.

Selanjutnya, pohon jati yang semakin tua, akan menghasilkan kualitas kayu yang semakin bagus. Ini sebagai lambang untuk seluruh warga sekolah, yang diharapkan ketika semakin bertambah usia, dapat berperilaku lebih dewasa, menjadi pribadi yang lebih berbesar hati, semakin bijaksana dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi, serta menjadi lebih berkualitas dalam menjalani kehidupnya. Karena dengan hidup yang lebih berkualitas, tentunya akan menjadi pribadi yang lebih berguna.

Hutan jati memiliki peran penting dalam banyak kegiatan yang terlaksana di sekolahku. Tentu karena banyaknya manfaat dari adanya hutan jati, hingga manfaat dari bagian-bagian pohon jati itu sendiri. Selain itu, makna filosofis dari pohon jati juga sangat menggambarkan banyak aspek kondisi kehidupan manusia. Karena hal itulah, adanya pohon jati dijadikan sebagai motivasi dan inspirasi hidup oleh warga sekolahku. Sangat banyak sekali manfaat dan nilai filosofis kehidupan yang ada pada pohon jati. Mulai dari setiap bagian pohon itu sendiri, hingga proses pertumbuhannya yang memerlukan proses panjang dan penuh tantangan. Hal inilah yang pada akhirnya menjadi alasan, mengapa pohon jati turut berperan dalam kehidupan yang ada di sekolahku.

Dengan segala kelebihan, kegunaan, dan nilai kehidupan yang terkandung di dalam setiap proses kehidupan sebuah pohon jati, menjadikannya sebagai inspirasi jati diri sekolahku. Tentunya diharapkan seluruh warga sekolah terutama siswa-siswi SMAN 110 Jakarta, dapat menjadi manusia yang memiliki karakter kuat, tangguh, berkualitas, serta berguna bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara. Layaknya karakter pohon jati, sekolahku akan terus tumbuh dan mengabdi untuk mendidik, agar dikenal karena menciptakan siswa-siswi yang berguna, berberkualitas, dan berkarakter.

Pengirim:
Dewi Rahmayati Juwita, siswa kelas XI-A, tahun pelajaran 2023-2024
NIS/NISN: 10230 / 0064366993

Tanggal Pengiriman:
07 Mei 2024

Tautan berkas:
Jati Diri Sekolahku Terinspirasi dari Pohon Jati

Lisensi berkas:
Attribution-NonCommercial-NoDerivs 4.0 International

Video : Pemaparan Filosofi Ki Hadjar Dewantara

Dalam rangka penugasan Calon Guru Penggerak, Bapak Rayson Jurni Chistoforus, S.Pd. memaparkan filosofi Ki Hadjar Dewantara kepada para peserta didik agar mereka memahami konsep dasar pendidikan yang menjadi dasar terbentuknya Profil pelajar pancasila.



Pengirim:
Rayson Jurni Christoforus

Tanggal pengiriman:
28 Maret 2024

Tautan berkas:
Pemaparan Filosofi Ki Hadjar Dewantara

Lisensi berkas:
Attribution-NonCommercial-NoDerivs 4.0 International

Video : Praktik Pernikahan dalam Islam

Video ini merupakan praktik pembelajaran Agama Islam dengan guru pembimbing Bapak Albert Ferdinand Donggala, S.Pd.I., M.Pd.. Pada kesempatan kali ini, siswa kelas XI-B tahun pelajaran 2023-2024 mengirimkan video tata cara dan ketentuan pernikahan dalam Islam, materi pelajaran Agama Islam semester genap.



Pengirim:
Siswa kelas XI-B 2023-2024

Tanggal Pengiriman
9 Februari 2024

Tautan berkas
Projek Agama Islam Materi Pernikahan Dalam Islam

Guru pembimbing:
Albert Ferdinand Donggala (guru mapel Agama Islam)

Lisensi berkas:
Attribution-NonCommercial-NoDerivs 4.0 International